25 Pantai Paling Unik Sekaligus Terindah yang Ada di Dunia

Sebuah pesawat berwarna biru akan mendarat di Maho Beach, Bahama


raSains.com - Unik sekaligus indah. Begitulah deskripsi yang paling pas untuk dua puluh lima pantai ini. Setiap pantai memiliki kekhasan yang berbeda-beda, misalnya berpasir gelas kaca hingga pasir berwarna merah jambu.

Benar-benar menakjubkan. Itulah yang akan kamu katakan ketika berkunjung ke pantai-pantai paling unik sekaligus terindah di dunia ini. Siapa saja pasti akan terpesona oleh panoramanya.

Dari sekian banyak pantai di dunia, kira-kira pantai mana saja yang masuk ke dalam daftar pantai paling unik sekaligus terindah? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Pink Sand Beach di Pulau Harbour, Bahama 

indahnya pantai pink berpadu dengan birunya laut di Pink Sand Beach
Credit: Mike's Bird

Dari namanya kamu pasti sudah menebak keunikan pantai ini. Ya, pantai yang berada di Pulau Harbour ini memiliki pasir berwarna pink. Warna merah jambu ini berasal dari foraminifera, organisme mikroskopis dengan cangkang merah muda.

Pantai pink ini merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Amerika. Keindahannya tidak perlu dipertanyakan lagi. Pasir berwarna pink yang lembut berpadu dengan birunya air dan langit. Menciptakan panorama yang tiada duanya.


Selain dimanjakan keindahan pantai pink, kamu juga bisa menikmati berbagai bangunan bergaya kolonial Inggris. Semuanya masih terawat dengan baik. Cocok untuk kamu yang hobi selfie. Tertarik berlibur kemari?

Bagi yang ingin travelling ke sini, kamu bisa menggunakan pesawat dengan tujuan North Eleuthera Airport. Kemudian kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan naik taksi menuju Pink Sand Beach.

2. Punalu’u Beach di Pulau Hawaii

Pantai pasir hitam Punalu'u Beach di Pulau Hawaii
Credit: Like_The_Grand_Canyon

Pantai ini dikenal juga sebagai black sand beach (pantai pasir hitam). Pasirnya memang hitam, namun jangan samakan dengan pasir pantai biasa. Karena pasir yang ada di Pantai Punalu’u terbuat dari basal yang terbawa aliran lava hingga ke laut.

Dengan kata lain, pasir yang ada di pantai Hawaii ini berasal dari letusan gunung berapi yang telah mendingin. Keunikan pantai ini tidak berhenti di sini. Pasalnya, di bawah Pantai Punalu’u terdapat sungai bawah tanah yang terhubung ke laut!

Menurut legenda, orang-orang Hawaii kuno memanfaatkan air bawah tanah ini setiap kekeringan menerpa pulau. Mereka akan menyelam dengan membawa kendi, dan kembali dengan membawa air segar. Itulah sebabnya pantai ini dinamakan Punalu’u yang berarti penyelam mata air dalam bahasa Hawaii.

Untuk sampai kemari, kamu harus mengambil jalan lingkar Ninole dari Hawaii Belt Road atau ke arah pintu masuk Sea Mountain Resort. Untuk tempat tinggalnya, kamu bisa memilih menginap di hotel atau mendirikan kemah di sekitar pantai.

3. Hyams Beach di New South Wales, Australia

putihnya pasir di Hyams Beach sangat kontras dengan birunya langit
Credit: Jones Smith

Keistimewaan Hyams Beach terletak pada pasirnya yang berwarna putih bersih. Saking putihnya, Guiness Book of Records menobatkan Hyam Beach sebagai pantai dengan pasir paling putih yang ada di dunia!

Letak pantai indah ini berada di Desa Hyams di Kota Shoalhaven. Untuk sampai kemari, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum. Khusus untuk transportasi publik, kamu bisa naik kereta menuju Bombaderry atau bus menuju Hyams Beach.

Jika kamu sudah puas jalan-jalan di pantai pasir putih ini, kamu bisa mampir ke Desa Hyams. Di sini kamu bisa menikmati berbagai bangunan cantik, dan mengamati indahnya kehidupan burung. Jika beruntung, kamu juga bisa melihat Kanguru berkeliaran di sekitar sini.

4. Papakolea Beach di Pulau Hawaii

pemandangan tebing yang dipenuhi pasir hijau di Papakolea Beach
Credit: Cleber Mori

Satu lagi pantai paling indah di Hawaii yang wajib kamu kunjungi. Papakolea Beach atau Mahana Beach adalah pantai unik dengan pasir berwarna hijau. Warna ini berasal dari mineral olivin yang terbentuk ketika magma mendingin.

Sayangnya akses menuju tempat wisata ini tidaklah mudah. Karena jalan kaki adalah satu-satunya cara sampai ke Papakolea Beach. Jaraknya lebih kurang 5 kilometer dari tempat parkir. Cukup jauh ya. 

Karena itu, waktu yang paling tepat berkunjung kemari adalah pagi hari. Sewaktu udara masih sejuk.

Selain Papakolea Beach, masih ada tiga pantai dengan pasir berwarna hijau di dunia, yakni Talofofo Beach di Guam, Hornindalsvatnet di Norwegia, dan Punta Cormorant di Pulau Floreana.

5. Schoolhouse Beach di Pulau Washington, Amerika Serikat

Pantai Schoolhouse yang dipenuhi batu-batu halus
Credit: Clare_and_Ben

Sering kesal dengan pasir pantai yang menempel di pakaian? Ingin pergi ke pantai yang tidak ada 'pasirnya'? Jika iya, maka Schoolhouse Beach adalah pantai yang harus kamu singgahi. Pasalnya, pantai yang terletak di Pulau Washington ini ditutupi batu-batu halus alih-alih pasir.

Namun jangan berani-berani mengambil batu yang ada di sini. Karena kamu bakal kena denda. Besarnya tidak tanggung-tanggung, yaitu $250 (sekitar 3,4 juta rupiah)! Tapi pengunjung diperbolehkan bermain dengan batu-batu tersebut, seperti menyusunnya menjadi bangunan.

Lalu bagaimana pemandangan Schoolhouse Beach? Sangat cantik, berkat air sebening kristal dan pepohonan di tepi pantainya. Benar-benar pantai unik sekaligus indah!

6. Vaadhoo Island di Kepulauan Maldives

indahnya pantai bioluminesensi di malam hari
Ilustrasi pantai bioluminesensi. Credit: Kris Williams

Lautan bintang berwarna biru akan membuat siapa saja kagum ketika berkunjung ke Vaadhoo Island. Benar-benar seperti mimpi. Luar biasa indah!

Fenomena menarik ini disebut sebagai bioluminesensi, emisi cahaya yang dihasilkan makhluk hidup. Penyebabnya bisa jamur, bakteri, hingga organisme lain. Khusus untuk Vaadhoo Island, pemicunya adalah fitoplankton yang dikenal sebagai dinoflagellata.

Untuk menikmati keindahan ini, kamu harus pergi ke tepi pantai pada malam hari, terutama saat bulan tidak muncul. Di saat inilah kerlap-kerlip kebiruan akan nampak dari tepi pantai. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen langka ini.

Pantai bioluminesensi juga ditemukan di tempat lain. Misalnya di Manasquan Beach di New Jersey, Halong Bay di Vietnam, hingga Ton Sai yang ada di Thailand.

7. Playa de Amor di Pulau Marieta, Meksiko

Pemandangan Hidden Beach atau Love Beach yang ada di Pulau Marieta
Credit: Wikipedia

Nama asli pantai ini adalah Playa de Amor yang artinya pantai cinta. Namun orang-orang lebih sering menyebutnya sebagai pantai tersembunyi. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari lokasinya yang benar-benar tersembunyi di dalam gua.

Untuk sampai kemari, kamu harus menggunakan kapal dari Pantai Nayarit Meksiko. Kemudian dilanjutkan berenang menyusuri terowongan yang sangat sempit. Baru kamu sampai ke lokasi pantai unik dan indah ini.

Sayangnya, sejak 9 Mei 2016 pantai ini resmi ditutup oleh National Commission of Protected Natural Areas. Tidak ada lagi yang diperbolehkan berkunjung ke sini. Alasannya, kerusakan terumbu karang di sekitar Pulau Marieta makin mencemaskan akibat banyaknya turis yang berkunjung ke sini.

8. Glass Beach di Fort Bragg, Amerika Serikat

uniknya pecahan-pecahan kaca halus yang bertaburan di pantai Glass Beach
Credit: Wikipedia

Glass Beach adalah pantai paling aneh sekaligus ajaib! Bagaimana tidak, pantai yang terletak di wilayah California ini ditutupi oleh kaca halus, bukannya pasir! Gilanya, kaca-kaca tersebut merupakan sisa tumpukan sampah puluhan tahun silam.

Kisah kelahiran Glass Beach dapat dilacak hingga tahun 1906. Pada tahun tersebut, penduduk Fort Brag resmi mendirikan tempat pembuangan sampah yang dikenal sebagai Site 1. Meski warga setempat lebih suka menyebutnya sebagai Dump.

Dump sendiri hanya menampung sampah kaca, kendaraan, dan barang rongsokan lain. Ketika sampah meninggi, warga akan membakarnya. Pada tahun 1943, lokasi ini digeser ke tempat yang sekarang disebut Site 2. Sayangnya tempat pembuangan sampah ini hanya bertahan hingga 1949 karena kepenuhan.

Akhirnya Site 2 digeser ke sebelah utara, yang sekarang kita kenal sebagai Glass Beach. Pada akhirnya lokasi ini ditutup pada tahun 1967 oleh California State Water Resources Control Board dibersihkan. 

Selama bertahun-tahun tumpukan besi diambil untuk dijual atau diolah kembali, sedangkan sampah kaca tetap dibiarkan. Setelah puluhan tahun, ombak mengubah tumpukan sampah kaca menjadi potongan-potongan gelas yang terdegradasi. 

Bentuknya lebih kurang mirip dengan batu akik yang telah digosok hingga halus. Keanehan pantai ini akhirnya terdengar ke luar, dan menarik ribuan turis kemari.

Sayangnya, saat ini keberadaan Glass Beach sedang terancam. Potongan gelas yang ada mulai berkurang drastis akibat diambil oleh pengunjung maupun faktor alam. Jika ini terus terjadi, maka dalam kurun waktu beberapa dekade, pantai aneh ini benar-benar akan lenyap.

9. Maho Beach di Pulau Saint Martin

foto pesawat mendarat di Maho beach ditonton oleh banyak orang
Credit: Devin Poolman

Pantai ini menawarkan atraksi pendaratan dan lepas landas pesawat asli, lengkap dengan efek jet-blast. Tingginya hanya 300 meter di atas kepala kamu! Sesuatu yang tidak mungkin kamu dapati di pantai manapun di seluruh dunia, kecuali di Maho Beach.

Atraksi unik ini disebabkan karena jarak Maho Beach dengan Princess Juliana International Airport sangat dekat, hanya ratusan meter. Ditambah lagi panjang landasan cuma 2.300 meter. Membuat pesawat harus serendah mungkin agar bisa mendarat di bandara ini.

Apakah atraksi ini benar-benar aman? Tentu saja tidak. Karena itu, pemerintah memasang papan peringatan dampak ‘angin’ jet-blast yang berbahaya. Sejumlah pagar tambahan juga dibangun sebagai langkah preventif agar orang-orang tidak terlalu dekat dengan landasan pacu.

10. Hot Water Beach di Mercury Bay, Selandia Baru

Credit: Charlie Brewer

Apa jadinya jika pemandian air panas dan pantai bergabung menjadi satu? Keren sekali kan! Itulah yang akan kamu dapati di Hot Water Beach.

Pantai yang terletak di tenggara Whitianga ini memiliki sumber air panas bawah tanah yang dapat digali dengan tangan atau sekop kecil. Tidak perlu dalam-dalam, cukup beberapa sentimeter saja, dan air panas akan muncul dari sela-sela pasir.

Suhu airnya cukup panas, sekitar 64 Celcius. Cocok sekali untuk rileksasi otot-otot tubuh yang lelah. Tidak mengherankan jika Hot Water Beach dikunjungi tujuh ratus ribu turis setiap tahunnya, baik lokal maupun mancanegara.

Walau begitu, para pengunjung harus tetap waspada. Karena ombak besar bisa datang sewaktu-waktu. Pengelola tempat wisata juga melarang pengunjung untuk berenang melebihi batas yang ditentukan.

11. Chandipur Beach di Odisha, India

foto sunset di pantai unik Chandapur
Credit: Subhashish Panigrahi

Ajaib! Itulah kesan yang akan kamu dapatkan dari Chandipur Beach. Pantai ini memang sangat menakjubkan karena dapat menghilang. 

Sebetulnya tidak benar-benar hilang, melainkan surut. Setiap harinya, Chandipur Beach akan surut sejauh 5 kilometer, dan terjadi dua kali sehari sepanjang tahun!

Ketika surut, kamu bisa berjalan hingga ke tengah laut. Jika malas, kamu menyewa jeep untuk berkeliling. Tapi pastikan kamu segera kembali saat tanda-tanda pasang mulai muncul. 

Memang ombak di pantai ini cenderung kecil, dan tidak berbahaya. Namun tak ada salahnya berjaga-jaga kan?

Waktu yang paling disarankan untuk berlibur ke sini adalah musim dingin, antara bulan November sampai Maret. Jika kamu ingin menikmati festival budaya, maka sebaiknya kamu datang pada bulan Februari. Ada beragam pertunjukan seni yang dapat kamu saksikan.

12. Bowling Ball Beach di California, Amerika Serikat

pemandangan Bowling Ball Beach di waktu sunset yang begitu menawan
Credit: Albert de Bruijn

Keistimewaan pantai ini terletak pada kumpulan bola batu yang memenuhi tepinya. Bentuknya bulat menyerupai bola bowling. Karena itulah pantai ini dinamakan Bowling Ball Beach. Namun beberapa orang menyebutnya sebagai Schooner Gulch State Beach.

Batu-batu bulat tersebut berasal dari fenomena alam yang dikenal sebagai konkresi. Di mana sedimen menumpuk dan mengeras menjadi batu yang sangat kuat dan berat. Bahkan tenaga ombak dan manusia tidak mampu menggesernya sedikitpun.

Fenomena aneh ini juga terjadi di belahan dunia lain, misalnya di North Dakota, Amerika Serikat, serta Moeraki Borders dan Koutu Boulders yang ada di Selandia Baru.

Kapan waktu yang paling pas ke sini? Musim panas. Karena pada saat itu permukaan batu senantiasa kering, sehingga cocok digunakan bermain. Sedangkan ketika musim dingin atau hujan, permukaan batu akan ditutupi lumut yang membuatnya licin.

13. Zlatni Rat Beach di Brac, Kroasia

keindahan pantai zlatni rat beach dari atas
Credit: Szabolcs Emich

Bentuk Zlatni Rat Beach sangat istimewa. Menyerupai sebuah tanduk. Karena itu, pantai ini disebut sebagai tanduk emas. Uniknya, bentuk dan ukuran tanduknya selalu berubah-ubah, mengikuti cuaca dan angin.

Tentu tidak dalam hitungan hari, tapi tahun. Setidaknya bentuk Zlatni Rat Beach rutin berubah setiap dua hingga tiga tahun akibat Angin Sirocco Selatan-Timur (dikenal juga sebagai Jugo oleh masyarakat setempat).

Keindahan pantai ini tidak perlu diragukan lagi. Pasir pantainya yang seputih salju begitu kontras dengan warna airnya yang sebiru kristal. Ditambah lagi gerombolan pohon pinus yang tumbuh di sekitar pantai yang memanjakan mata.

Benar-benar salah satu pantai terindah di Eropa! Pantas sekiranya Zlatni Rat Beach menjadi salah satu ikon pariwisata Kroasia. Setidaknya ratusan ribu orang datang kemari setiap tahunnya. Di sini, mereka menghabiskan waktu dengan berenang, windsurfing, dan melihat sisa-sisa villa Romawi kuno.

14. Giant's Causeway di Irlandia

foto keren pantai giants causeway saat tenggelamnya matahari
Credit: Stefan Klopp

Benar-benar seperti di dunia fantasi! Inilah yang akan kamu pikirkan ketika berkunjung ke Giant’s Causeway. Kamu akan mendapati berbagai kolom basal dengan bentuk heksagonal, segi lima, enam, hingga delapan, memenuhi tepi pantainya.

Tingginya bervariasi, mulai dari 12 meter hingga 28 meter. Terbentuk dari aktivitas vulkanik lima puluh hingga enam puluh juta tahun lalu. Lava basal yang sampai ke laut membeku, dan berkontraksi sehingga menyebabkan bentuknya menyerupai pilar.

Menurut legenda yang diceritakan turun temurun, kolom tersebut merupakan reruntuhan jalan yang dibangun oleh raksasa Fionn mac Cumhaill untuk melawan raksasa asal Skotlandia bernama Benandonner.

Terlepas dari mitosnya, pantai ini telah diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO di tahun 1986. Sedangkan pemerintah Irlandia menetapkannya sebagai cagar alam nasional setahun sesudahnya.

15. Jokulsarlon Beach di Islandia

foto gunung es yang mengambang di Jokusarlon
Credit: Wikipedia

Pantai ini dianggap sebagai salah satu keajaiban di Islandia. Pasalnya Jokulsarlon Beach berasal dari potongan gletser yang mencair dari tepi Samudera Atlantik. Laguna glasial ini pertama kali muncul pada tahun 1934-1935.

Sejak saat itu, pantai ini semakin dalam dan luas. Luasnya mencapai 18 kilometer dengan kedalaman 248 meter. Jika proses pencairan gletser terus terjadi, maka Jokulsarlon Beach akan menyatu dengan Samudera Atlantik.

Keindahan pantai ini terletak pada kontrasnya es yang secemerlang kaca dengan pasir vulkanik berwarna hitam. Pengunjung juga dapat melihat potongan gunung es yang mengambang di atas laguna. Jika datang di waktu yang tepat, kamu bisa melihat interaksi cahaya dengan kristal es yang menarik.

16. Pfeiffer Purple Sand Beach di California, Amerika Serikat

foto karang di Pfeiffer Beach saat sunset
Credit: Tours Departing Daily

Satu lagi pantai pasir warna unik yang harus kamu tahu. Kali ini warnanya bukan pink ataupun hijau, melainkan ungu. Ya, pantai yang berlokasi di Big Sur, California, ini memang punya pasir yang berbeda dari pantai warna lainnya.

Sayangnya lapisan pasir ungunya tidak sejelas pantai lain. Karena tertutupi pasir putih. Namun kamu tetap bisa melihatnya dengan cara pergi ke sisi selatan pantai. Di sana jumlah pasir ungu lebih dominan dibanding pasir putih.

Tapi jika kamu kemari setelah hujan reda, kamu tidak perlu pergi jauh-jauh. Pasalnya lapisan pasir putih di Pfeiffer Beach akan terbawa air dan menyisakan pasir berwarna ungu.

Kelebihan lain dari pantai ini ialah tidak banyak pengunjung. Sebuah nilai plus tersendiri. Sehingga kamu bisa mendapatkan foto-foto dengan latar yang keren!

17. Shell Beach di Shark Bay, Australia

penampakan kerang putih yang ada di Shell Beach
Credit: ultimateozholiday

Dunia ini memang dipenuhi dengan pantai-pantai unik. Jika sebelumnya ada pantai berwarna-warni dan penuh batu beraneka rupa, sekarang ada juga pantai yang dipenuhi cangkang kerang. Namanya Shell Beach, lokasinya berada di antara Kota Monkey Mia dan Denham.

Dengan panjang hingga 60 kilometer dan kedalaman 7 sampai 10 meter, tidak terbayangkan berapa jumlah cangkang kerang yang ada di sana. Setidaknya lebih dari satu miliar cangkang kerang berwarna putih yang menutupi Shell Beach.

Bagi yang tertarik travelling kemari, kamu bakal dimanjakan oleh lanskap laut yang indah sekaligus unik. Luangkan juga untuk berkeliling melihat salt mountain, dan mampir ke Monkey Mia Dolphins untuk melihat lumba-lumba liar dari dekat.

18. Praia de Augas Santas di Ribadeo, Spanyol

foto gerbang katedral saat mendung di Catherdral Beach
Credit: Jose Miguel

Namanya berarti pantai air suci dalam bahasa Galasia, namun lebih dikenal sebagai pantai katedral di kalangan turis. Lokasinya sepuluh kilometer ke arah barat dari Kota Ribadeo. Tak jauh, hanya sekitar tiga puluh menit berkendara.

Nama unik pantai ini berasal dari formasi tebingnya yang menyerupai gerbang katedral. Dengan ketinggian mencapai 30 meter. Ada kesan agung dan misterius setiap melihat tebing-tebingnya yang dipenuhi guratan aneh.

Namun pemandangan menakjubkan ini hanya dapat dinikmati ketika air surut. Saat itu, kamu bisa menjelajahi bagian bawah tebing serta goa-goa alamnya. Ada dua waktu terbaik untuk berkunjung ke sini, yaitu pada pukul 09.25 dan 21.55.

Pada jam tersebut, air laut akan surut selama 1,5 jam. Lebih dari cukup bagi kamu untuk menikmati keindahan alam Praia de Augas Santas. Pastikan juga untuk segera kembali ketika tanda-tanda pasang terlihat. Pasalnya ketinggian air akan naik dengan sangat cepat.

19. Jurassic Coast di Inggris

foto pemandangan menakjubkan Jurrasic Coast dari atas
Credit: James West

Kalau kamu seorang ahli geologi ataupun pemburu fosil, pastilah kamu bakal menyukai Jurassic Coast. Pantai yang membentang dari Studland Bay, Dorset, ke Exmouth, Devon Timur, ini memamerkan sejarah Bumi sejak 185 tahun lalu!

Ya, hanya di satu tempat, kamu bisa melihat rekaman sejarah terbentuknya benua dan fosil para dinosaurus. Mulai dari periode Triassic, Jurassic, hingga Cretacious. Semuanya disajikan di Jurassic Coast.

Lalu apa saja yang bisa kamu lakukan di pantai paling menakjubkan di dunia ini? Banyak! Dari sekian banyak aktivitas, yang paling menarik ialah berburu fosil! Tentunya tidak di seluruh area pantai, hanya di tempat-tempat tertentu.

Lokasi yang disarankan adalah Charmouth. Di sini kamu harus jeli melihat fosil di antara bebatuan. Jika beruntung, kamu bisa mendapatkan salah satunya. 

Kemungkinan mendapatkan fosil akan jauh lebih besar jika kamu berkunjung pada pertengahan musim dingin. Pasalnya ombat yang kuat dapat menyapu pasir, sehingga memudahkan kamu menemukan fosil di area pantai.

20. Gulpiyuri Beach di Llanes, Spanyol

foto pantai tanpa laut Gulpiyuri Beach
Credit: ospanacar

Pantai yang tidak punya laut. Itulah deskripsi yang paling tepat untuk menggambarkan Gulpiyuri Beach. Bagaimana tidak, jaraknya saja 100 meter dari laut dan tersembunyi di balik tebing. Lalu darimana air asin yang ada di Gulpiyuri Beach?

Jawabannya dari air laut yang masuk melalui gua di bawah tebing tersebut. Oleh karena itu ukuran pantai ini tidak begitu besar, panjangnya hanya 40 meter dengan lebar 15 meter.

Keunikan pantai ini tidak berhenti sampai di situ. Selayaknya pantai pada umumnya, Gulpiyuri Beach juga mengalami pasang. Bedanya, air laut di sini tidak naik atau turun, melainkan ‘kehilangan’ gelombang ombaknya saja.

Kelebihan dari pantai ajaib ini yaitu tidak banyak turis. Sehingga cocok sekali dijadikan tempat bersantai. Kira-kira, kapan kamu akan travelling ke sini?

21. Boulders Beach di Cape Peninsula, Afrika Selatan

foto sekelompok penguin di tepi pantai Boulders Beach Afrika Selatan
Credit: Jen

Kumpulan batu granit yang mengelilinginya bukanlah daya tarik utama dari pantai ini, melainkan kumpulan penguin Afrika yang bersarang di sini sejak 1982. Setelah puluhan tahun mendiami tempat tersebut, kini populasi penguin di sana mencapai tiga ribu ekor. Jumlah yang fantastis!

Pengelola telah membangun jalan khusus sebagai tempat mengamati para penguin. Mereka juga mewanti-wanti pengunjung agar menjaga jarak dengan tempat bertelur. Mengingat mereka adalah binatang liar yang dapat menyerang siapa saja jika merasa terganggu.

Kalau kamu sudah puas melihat koloni penguin, kamu bisa menghabiskan waktumu dengan bersantai di sisi lain Boulders Beach. Di sini kamu bisa berenang di laut yang jernih atau duduk-duduk di atas batu granit raksasa.

22. Hoshizuna no Hama di Pulau Iriomote, Jepang

foto pasir berbentuk bintang di pantai unik Star Sand Beach
Credit: Mousser Williams

Pantai unik kali ini terdapat di prefektur Okinawa, tepatnya di sisi utara pulau tersebut. Namanya adalah Hoshizuna no Hama atau pantai pasir bintang. Julukan ini disematkan karena bentuk pasir pantainya yang aneh, menyerupai sebuah bintang!

Pasir bintang di sini tidak berasal dari butiran batu, melainkan eksoskeleton protista kecil bernama Baclogypsina Sphaerulata. Mereka biasanya tinggal di antara rumput laut dan memakan alga untuk bertahan hidup.

Setelah protista mati, mereka meninggalkan eksoskeleton berbentuk bintang berwarna krem. Ukurannya lumayan kecil, sekitar 1 milimeter. Jika cukup jeli, kamu bisa melihat bentuknya dengan mata telanjang.

Menurut mitos lokal, pasir bintang merupakan anak dari Bintang Utara dan Salib Selatan yang lahir di laut Okinawa. Sayangnya seekor ular memangsa mereka dan hanya menyisakan kerangkanya saja. Kerangka ini kemudian tersapu ombak dan sampai ke sisi utara Okinawa.

23. Scala dei Turchi di Realmonte, Italia

pantai unik Scala dei Turchi dilihat dari atas
Credit: Dirklaudio

Tangga orang-orang Turki. Begitu arti dari Scala dei Turchi  dalam bahasa Italia. Pantai yang berlokasi di selatan Sisilia ini memang menawarkan atraksi tebing berbentuk tangga. Sebuah mahakarya yang dibentuk alam selama ribuan tahun.

Kilauan warna putih batu kapur dan napalnya berpadu apik dengan beningnya air laut. Layaknya lanskap di negeri dongeng. Kamu dijamin akan puas dengan hasil jepretan panorama di pantai ini.

Siapkan saja sunblock untuk melindungi kulit dari terik matahari. Kamu tidak perlu khawatir soal udaranya, karena tiupan angin yang sepoi-sepoi sudah mampu menyejukan. Namun hati-hati dengan jalan yang basah, jangan sampai terpeleset ketika naik ‘tangga’.

Jika kamu sampai di atas, kamu dapat melihat pemuda setempat berlomba-lomba terjun ke laut dari tepi Scala dei Turchi. Ajang adu nyali yang seru untuk ditonton sembari memulihkan tenaga.

24. Pig Beach di Exuma, Kepulauan Bahama

seekor burung hinggap di atas babi yang berenang di Pantai Babi Bahama
Credit: Pexels

Keindahan pantai di Kepulauan Bahama memang tidak perlu diragukan lagi. Tapi di Pig Beach, kamu bakal menemukan sesuatu yang berbeda, yang tidak akan kamu temukan di tempat lain, yakni ratusan ekor babi yang berenang bebas.

Konon, para babi tersebut ditinggalkan oleh Big Major Cay dan para pelaut lain hingga beranak-pinak di sana. Kisah lain menyebutkan para babi tersebut berasal dari kapal karam. Mereka berhasil bertahan hidup dengan makanan seadanya di Pulau Exuma.

Makin banyaknya wisatawan yang kemari, membuat para babi semakin makmur. Pasalnya para penduduk lokal dan turis suka berbagi makanan kepada mereka.

Bagi yang tertarik travelling ke Pig Beach, kamu bisa naik pesawat dengan tujuan Staniel Cay. Lalu menyewa tour guide untuk mengantarkan kamu ke sana. Alternatif lainnya yaitu turun di Exuma International Airport.

25. Benagil Sea Cave di Algarve, Portugal

panorama gua dan laut yang indah dari dalam Benagil Sea Cave
Credit: Wikimedia

Tempat wisata ini adalah keajaiban alam di Portugal yang harus kamu kunjungi. Bahkan Huffington Post menobatkannya sebagai salah satu pantai tercantik di dunia. Tidak bisa dipungkiri, jika Benagil Sea Cave menawarkan hal spesial yang tidak dimiliki pantai lain, yakni pemandangan gua laut yang indah.

Untuk bisa menikmati keindahan pantai ini, kamu bisa menggunakan jasa tur di lokasi ataupun memesannya secara online. Biayanya sekitar €18 per orang (sekitar Rp250 ribu), dan kamu akan diperkenankan menaiki perahu.

Lokasi pertama yang akan kamu susuri ialah tebing-tebing batu yang megah. Dengan warna dindingnya terdiri atas hijau, emas, abu-abu, ungu, dan warna-warna lain. Setelah itu, barulah kamu masuk Benagil Sea Cave.

Pemandangan di dalam gua lautnya sangat menakjubkan. Sinar matahari yang masuk melalui lubang di atap, mampu menerangi seluruh gua. Bagi yang mahir berenang, kamu bisa pergi ke pantai pasir putihnya. 

Namun jika kamu tidak cukup ahli, lebih baik urungkan. Pasalnya arus air di dalam gua cukup kuat.

Saran sebelum kamu ke sini yaitu hindari puncak liburan, dan bawalah kamera DSLR. Karena kamera smartphone tidak akan mampu menangkap panorama dalam gua lautnya yang mempesona.

****

Itulah dua puluh lima pantai paling unik sekaligus terindah dari seluruh penjuru dunia. Bagaimana pendapatmu? Apakah kamu tertarik travelling ke tempat-tempat tersebut?

Suka dengan artikel di atas? Baca juga artikel menarik seputar travel dan ragam atau artikel lain dari raSains.

Sumber foto sampul: alljengi

raSains.com hanya menyediakan konten unik berkualitas.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »