11 Fakta Aneh Tapi Nyata Seputar Bulan yang Sulit Dipercaya

foto bulan dan sisi gelapnya


raSains.com - Bulan, satu-satunya satelit Bumi, menyimpan sejumlah hal aneh. Beberapa di antaranya sukar dipercaya oleh kita. Namun memang seperti itulah kenyataannya. 

Misalnya saja, tahukah kamu kalau para ilmuwan belum mengetahui asal muasal bulan? Selain itu, mereka juga belum bisa memecahkan batu bulan yang tiba-tiba memiliki magnet ketika di bawa ke Bumi.

Di luar itu, masih banyak fakta aneh tapi nyata yang dimiliki bulan. Setidaknya, ada sebelas fakta bulan yang bikin kamu geleng-geleng kepala. Apa saja itu?


1. Ada gempa di bulan

retakan tanah yang diakibatkan gempa dasyat
Credit: Pixabay

Jika gempa bumi disebabkan lempeng tektonik yang bergerak, beda halnya dengan gempa yang terjadi di bulan (moonquakes). Gempa di bulan dapat disebabkan oleh empat hal yang berbeda. Oleh karena itu NASA menggolongkan gempa bulan menjadi empat macam, yakni deep quakes, thermal quakes yang disebabkan panas matahari, getaran dari tubrukan meteor, dan shallow.

Gempa yang terakhir sangatlah kuat, dan penyebabnya masih misteri. Kekuatannya mencapai 5,5 Richter, dan berlangsung selama sepuluh menit. Getaran ini membuat bulaan bergoyang layaknya lonceng sehabis dipukul.

Diperkirakan penyebab gempa yang keempat adalah siklus pasang surut Bumi. Namun teori ini belum meyakinkan, pasalnya jika demikian seharusnya gempa terjadi di seluruh permukaan bulan. Tapi  kenyataannya, gempa ini hanya terjadi di bagian tertentu saja. Sangat aneh kan?

2. Debu bulan itu berbahaya!

astronot dan bendera Amerika Serikat yang ada di bulan
Credit: Wikipedia

Ya, sangat berbahaya. Memang ukurannya cukup halus, tidak jauh berbeda dengan pasir yang ada di Bumi. Namun apa yang dapat debu bulan lakukan terbilang mengerikan.

Debu-debu halus ini mampu mengikis sepatu astronot dan menghalangi pandangan mereka. Tidak hanya itu saja, debu-debu yang menempel mampu merusak fitur kedap udara dalam pakaian astronot. Benar-benar berbahaya!

3. Saudara kembar Bumi

foto bulan yang menutupi bumi yang merupakan proses dari gerhana bulan
Credit: Pixabay

Lho, bukannya bulan itu satelit Bumi? Ya, itu memang benar. Namun ukuran bulan terbilang jumbo, mencapai seperempat planet Bumi. Hal ini membuat bulan dinobatkan sebagai satelit terbesar nomor lima di Tata Surya kita, setelah Ganymede, Titan, Callisto, dan Io.

Efeknya bulan tidak benar-benar mengorbit Bumi, melainkan barycenter. Barycenter adalah titik tengah antara Bumi dan bulan. Letaknya berada di dasar kerak Bumi. Inilah yang menyebabkan ilusi bulan mengelilingi Bumi.

Di masa depan, hal ini bisa saja berubah. Artinya bulan suatu saat nanti akan melepaskan predikat sebagai satelit Bumi.

4. Ribuan kilogram sampah astronot

sisa roket yang mengambang di luar angkasa tepat di atas bumi
Credit: Paul Vallejo

Di mana ada manusia, di sana ada sampah. Tidak hanya di Bumi, namun juga di bulan. Ketika para astronot kembali dari bulan, mereka tidak hanya membawa batu, namun juga meninggalkan sampah. Meski sedikit, namun seiring waktu jumlahnya akan menjadi bukit.

Berdasarkan laporan yang dimuat di The Atlantic, sampah astronot yang ada di bulan telah mencapai 181.437 kilogram! Sampah-sampah tersebut terdiri atas sisa-sisa percobaan, penyelidikan bulan, hingga kotoran manusia. Hal yang lebih mengerikan adalah semuanya mengambang di sekitar bulan.

5. Ada makam di bulan

puluhan batu nisan yang telah usang di kuburan
Credit: William Murphy

Terdengar aneh memang, tapi begitulah faktanya. Wujud makamnya tentu tidak seperti yang ada di Bumi, melainkan berupa abu yang ‘ditebarkan’ ke permukaan bulan. Abu tersebut berasal dari jasad Eugene Shoemeker, seorang astronom dan geolog kenamaan yang menemukan

Shoemeker sejak dulu bercita-cita ingin jadi astronot dan mengunjungi bulan. Namun apa daya, masalah kesehatan menjegal dirinya meraih mimpinya. Barulah setelah ia meninggal, NASA ‘mengabulkan’ keinginan terbesarnya, yakni dengan membawa abunya ke bulan menggunakan Lunar Prospector di tahun 1998.

6. Efek bulan terhadap tidur

foto bayi lucu yang sedang tidur di atas ranjang mungil
Credit: Pixabay

Efek bulan terhadap manusia sebenarnya masih diperdebatkan. Meski begitu, sejumlah ilmuwan asal Baze University berhasil menemukan hal menarik, yakni ternyata fase bulan berpengaruh terhadap siklus tidur manusia. Di mana pada saat bulan purnama, kamu akan kesulitan untuk tidur nyenyak.

Menurut para ilmuwan, kadar hormon melatonin, hormon yang membuat manusia tidur nyenyak, dalam darah menurun 4 picogram menjadi 8,4 picogram pada saat bulan purnama. Sedangkan di hari biasa, kadar hormon ini mencapai 9 picogram.

Tentu saja temuan ini perlu diteliti lebih lanjut untuk memastikan pengaruh bulan terhadap tidur kita. Apakah berpengaruh terhadap seluruh manusia, atau hanya segelintir orang saja.

7.  Kegelapan total yang menyelubungi bulan

foto bulan sabit yang sangat detail
Credit: Pexels

Seberapa gelap sisi bulan yang tidak disinari matahari? Jauh lebih pekat dibanding malam yang ada di Bumi. Hal ini berdasarkan pengalaman Neil Armstrong dan Buzz Aldrin ketika pertama kali menginjakan kaki ke sini.

Bahkan saat mereka menginjakan kaki ke sana, Armstrong dan Aldrin tidak bisa melihat apapun! Hal ini membawa mereka menemukan rahasia di balik misteri sisi gelap bulan, yaitu keberadaan efek terbalik (the opposition effect), sebuah fenomena luar angkasa di mana terdapat sebuah area gelap yang dikelilingi cahaya bintang.

Sampai saat ini, sisi gelap bulan masih menjadi misteri. Karena pekatnya kegelapan yang menyelubungi permukaan bulan, membuat penyelidikan para astronot kian sulit.

8. Dari mana bulan berasal?

wajah bulan yang dibuat menggunakan logam
Credit: Pixabay

Dari manakah bulan berasal? Tidak ada yang tahu. Bahkan sains hari ini juga belum dapat menjawabnya, hanya baru bisa memperkirakannya. Berdasarkan capture theory, bulan merupakan benda antariksa yang berkelana di luar angkasa. Hingga akhirnya bulan terperangkap oleh gravitasi Bumi.

Penjelasan alternatif lainnya datang dari fussion theory. Menurut teori ini, bulan sebetulnya adalah bagian dari Bumi. Tepatnya dari palung Samudera Pasifik. Namun jutaan yang lalu bagian ini terpisah dari Bumi.

Teori asal muasal bulan yang paling dipercaya sampai saat ini yaitu ejected ring theory. Menurut teori ini, dahulu kala sebuah protoplanet bertubrukan dengan Bumi. Sisa serpihannya yang terlontar berkumpul menjadi satu dan menjadi bulan.

Namun yang pasti, asal muasal bulan masih menjadi salah satu misteri alam semesta yang belum terpecahkan sampai hari ini.

9. Berjalan di bulan tidak semudah yang kamu bayangkan

seorang astronot sedang mengendarai kendaraan luar angkasa di permukaan bulan
Credit: Pixabay

Memang gravitasi bulan satu perenam Bumi, tapi itu tidak berarti astronot dapat leluasa berjalan-jalan di sana. Pasalnya kaki mereka melesak 15 centimeter ke dalam pasir bulan. Hal ini tentu menyulitkan astronot untuk berjalan, ditambah lagi dengan desain pakaian astronot yang kaku.

Lalu bagaimana cara yang paling efektif untuk bergerak di bulan? Melompat, layaknya seekor kanguru. Di sisi lain, banyaknya kawah yang curam membuat harus ekstra hati-hati. Jangan sampai mereka salah mendarat dan berakhir celaka.

Itulah kenapa para astronot memilih menggunakan kendaraan ketika menjelajahi permukaan bulan. Lebih cepat dan aman dibanding berjalan kaki.

10. Misteri medan magnet bulan

kubus magnet dan kumpulan paku yang mengelilinginya
Credit: Hans Splinter

Para ilmuwan masih belum bisa memecahkan misteri bulan yang satu ini. Padahal misteri ini telah berlangsung sejak tahun 1960’an, ketika para astronot membawa oleh-oleh batu bulan. Anehnya sesampainya di Bumi, batu bulan tersebut tiba-tiba memiliki medan magnet!

Ini berarti setiap batu bulan memiliki medan magnet layaknya kutub utara dan selatan. Padahal gravitasi bulan sendiri terbilang sangat kurang, kalah jauh dibanding dengan Bumi.


11. Temperatur bulan bisa berubah sangat cepat


Bayangkan, hanya dalam tempo 90 menit, temperatur bulan dapat jatuh hingga minus 300 derajat Celcius. Sangat cepat dan ekstrim! Berdasarkan laporan NASA, penurunan suhu ini hanya terjadi ketika bulan tertutup bayangan Bumi.

Sedangkan suhu bulan 'sehari-harinya', mencapai minus 173 derajat Celcius di daerah ekuator pada malam hari, dan 127 derajat Celcius di siang hari. Khusus untuk kawah di sekitar kutub, temperaturnya bisa mencapai 240 derajat Celcius.

****

Itulah sejumlah fakta aneh tapi nyata yang dimiliki bulan. Memang beberapa di antaranya sulit untuk kita percayai, namun memang begitulah kenyataanya. Apalagi para ilmuwan belum benar-benar bisa mengungkap semua misteri yang ada di sana.


Suka dengan artikel di atas? Baca juga artikel menarik seputar antariksa dan alam semesta atau artikel lain dari raSains.

Sumber gambar sampul: Per

raSains.com hanya menyediakan konten unik berkualitas.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
8 Juli 2017 15.47 delete

Asalnya ya Tuhan yang nyiptakan gan hehe

Reply
avatar