Sejarah Kopi, Bermula dari Makanan Berakhir Menjadi Minuman

secangkir kopi dan buku

raSains.com - Siapa yang bisa menolak kenikmatan secangkir kopi? Aromanya yang khas dengan sentuhan rasa pahit membuat siapa saja pasti tergoda untuk mencicipinya. Apalagi jika ditambahkan dengan susu, hmmm makin nikmat saja.

Kopi juga jadi teman sarapan yang pas. Pasalnya kandungan di dalam kopi mampu meningkatkan semangat dan kemampuan kognisi seseorang. Sehingga kamu bisa menjalani hari dengan lebih berenergi.

Namun tahukah kamu bagaimana sejarah kopi yang sesungguhnya? Dari mana sebenarnya kopi berasal dan bagaimana minuman ini menjadi favorit semua orang?

Pada mulanya kopi adalah makanan, bukan minuman

Sejarah kopi dapat dilacak hingga seribu tahun yang lalu. Tepatnya di Afrika Timur yang kini menjadi negara Ethiopia. Suku Galla yang mendiami tempat itu adalah orang-orang yang pertama mengonsumsi kopi.

Bukan sebagai minuman yang seperti kita kenal hari ini, melainkan sebagai makanan. Caranya dengan mencampurkan biji kopi yang belum terkelupas dengan lemak binatang. Lalu padatkan hingga berbentuk batangan. Makanan ini biasa disantap sebagai cemilan ataupun cadangan makanan sewaktu berburu.

Mitos penemuan kopi

Sejarah Kopi, Bermula dari Makanan Berakhir Menjadi Minuman
Kisah Kaldi dan kambingnya merupakan mitos paling terkenal soal penemuan kopi.
Meski suku Galla dianggap sebagai pihak yang pertama mengonsumsi kopi, namun tidak ada yang tahu pasti siapa orang yang menyeduh kopi pertama kali. Namun di Ethiopia terdapat sebuah cerita turun temurun ihwal penemuan kopi sebagai minuman.

Alkisah ratusan tahun yang lalu di Ethiopia, hidup seorang penggembala kambing bernama Kaldi. Ia memelihara banyak kambing dan setiap harinya membawa binatang ternak tersebut mencari rumput.

Suatu ketika Kaldi merasa heran dengan perilaku seekor kambingnya yang menjadi hiperaktif setelah memakan biji-bijian berwarna merah. Sepanjang malam, kambing tersebut mengembik tanpa henti. Dengan keheranan, Kaldi membawa segenggam biji merah tersebut ke sebuah biara.

Di sana ia langsung menceritakan apa yang dialami kepada biarawan. Sang biarawan langsung meminta biji tersebut dan langsung melemparkannya ke dalam api unggun. Tidak lama kemudian, aroma kopi yang terpanggang memenuhi biara tersebut.

Seorang biarawan yang masih muda diam-diam mengambil biji kopi di antara sisa arang. Didorong rasa penasaran, ia lalu menyeduh biji kopi tersebut dengan air panas dan mencicipinya. Begitulah mitos penemuan kopi sebagai minuman.

Kisah ini masih belum bisa diverifikasi kebenarannya. Apakah memang ada penggembala kambing bernama Kaldi yang menemukan kopi atau hanya sebatas karangan saja.

Dari Ethiopia ke Eropa

Pedagang Arab adalah orang-orang yang pertama membawa kopi keluar dari Ethiopia.

Namun pembawa kopi ke luar Ethiopia berhasil tercatat. Ia adalah seorang pedagang Arab. Ia kemudian membudidayakan tanaman kopi di Yaman. Orang-orang di sana menyebut kopi dengan nama Qahwa yang artinya pencegah tidur.

Begitu populernya kopi memunculkan banyak kedai kopi di masa itu. Kopi tidak hanya dinikmati di rumah saja namun juga bersama teman-teman di kedai-kedai kopi. Di sana mereka tidak hanya minum kopi saja, namun juga berbicang-bincang sambil mendengarkan lantunan lagu.

Kepopuleran kopi akhirnya terdengar hingga ke Eropa. Para pelancong yang penasaran mulai berkunjung ke Arab untuk mencicipinya. Baru pada abad ke 17, orang-orang Eropa membawa kopi ke benua mereka.

Sekali  lagi popularitas kopi meledak. Sayangnya tidak semua orang meresponnya dengan positif. Beberapa di antaranya menganggap kopi sebagai penemuan setan. Kontroversi ini memaksa Paus Clement VIII untuk turun tangan untuk menyelesaikannya.

Setelah mencicipinya, Paus menyatakan memberikan ijin peredaran kopi. Sejak saat inilah, kopi masuk ke dalam menu sarapan orang Eropa, menggantikan anggur dan bir. Apalagi para peminum kopi memiliki produktifitas yang lebih tinggi dibanding mereka yang tidak meminumnya di pagi hari.

Menyebar ke Benua Amerika

Sejarah Kopi, Bermula dari Makanan Berakhir Menjadi Minuman
Lokasi New Amsterdam atau New York.
Proses persebaran kopi ke seluruh dunia dimulai pada pertengahan tahun 1600. Di mana kopi dibawa dari Eropa menuju New Amsterdam (sekarang New York) untuk diperdagangkan. Hasilnya banyak kedai kopi bermunculan dan membuat minuman ini menjadi favorit penduduk Amerika.

Perlahan kopi menggeser dominasi teh yang lebih dahulu populer. Tanaman kopi baru masuk ke Amerika pada tahun 1720. Pembawanya adalah Gabriel de Clieu, seorang pelaut yang mendapatkan bijinya dari tanaman kopi milik Raja Louis XIV.

Lokasi pertama pembudidayaan kopi yaitu Pulau Martinique di sekitar Laut Karibia. Dari sini, tanaman kopi menyebar ke seantero Amerika, mulai dari Kepulauan Karibia, hingga Amerika Selatan.

Menyebar ke Asia hingga sampai ke Indonesia

Biji kopi pertama di Asia dibawa oleh orang-orang Belanda pada tahun 1658. Mereka mencoba menanamnya di Sri Lanka. Namun nampaknya proses penanaman ini kurang berhasil. Terbukti tidak ada catatan yang lebih detail mengenai sejarah kopi di negara ini.

Baru pada tahun 1696, orang-orang Belanda membawa kopi ke Indonesia, tepatnya ke Pulau jawa, dari Malabar, India. Pembudidayaan kopi di Jawa sukses besar dengan kualitas kopi nomor satu di dunia. Ini membuat kopi Indonesia berhasil menguasai tiga perdelapan pasar kopi dunia.

Sayangnya, sebagian besar keuntungan yang didapatkan dari penjualan kopi masuk ke kantong Belanda dan para bangsawan lokal Indonesia. Para petani kopi hampir-hampir tidak mendapatkan apapun dari penjualan kopi.

Ditambah lagi pada tahun 1830 Belanda memberlakukan tanam maksa. Di mana kopi menjadi salah satu tanaman yang wajib dibudidayakan. Akibatnya produksi beras turun drastis yang membuat beberapa daerah di Jawa dilanda kelaparan hebat. Ini juga merupakan sisi gelap sejarah kopi di Indonesia.

****

Itulah sejarah kopi dari masa ke masa yang bisa kamu ketahui. Bagi yang lagi malas membaca, kamu bisa menonton video animasi dari Blackcoff Blackcoff di bawah ini. Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, kamu bakal tahu bagaimana sejarah kopi yang sebenarnya.



Suka dengan artikel di atas? Baca juga artikel menarik seputar sejarah, makanan dan minumandan ragam atau artikel lain dari raSains.

Sumber gambar sampul: Marco Verch 

raSains.com hanya menyediakan konten unik berkualitas.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

6 komentar

Write komentar
13 Mei 2017 15.52 delete

bisa buay ngerjain tugas sejarah

Reply
avatar
13 Mei 2017 17.57 delete

Ow..Jadi Kopi Itu dulu makanan ya mas ? saya kira minuman :'v

Soalnya Mantaps kalau di minum waktu jam 10 malam ( Begadang )

Reply
avatar
13 Mei 2017 18.24 delete

dan sayangnya gua cuma minum kopi sachetan saat ini :v

Reply
avatar
13 Mei 2017 21.39 delete

Mantap gan... hari gak seru tanpa kopi, minum kopi menghadirkan banyak inspirasi.. salam penikmat kopi

Reply
avatar
14 Mei 2017 07.52 delete

Joss's... Tambah ilmu lagi... Thank u udah sharing gan.. Mantep semua yang di bahas di raSains.com ini..
Lanjutkan..
Salam blogger

Reply
avatar
14 Mei 2017 17.13 delete

thanks gan artikel nya , baru tau ni sejarahnya , ane taunya cuma minum aja , heheheh

Reply
avatar