Tidak Lama Lagi, Lubang Ozon Bakal Tertutup dan Pulih Sepenuhnya

foto bumi dari luar angkasa

raSains.com - Banyak orang percaya jika lapisan ozon makin tipis tiap tahunnya. Hingga suatu saat nanti, sinar ultraviolet bakal memanggang umat manusia. Begitulah nujum mengerikan para ilmuwan di tahun 80’an dan 90’an.

Sayangnya, bayangan mengerikan ini harus kamu buang jauh-jauh sekarang. Pasalnya, lubang ozon menyusut setiap tahunnya. Tentu saja ini merupakan kabar baik bagi semua orang, sekaligus pengingat bahwa kerusakan lingkungan dapat diatasi jika semua pihak mau bekerjasama. 


Lubang ozon yang makin kecil

Banyak pihak yang terkejut ikhwal lubang ozon yang mulai pulih. Namun itulah kenyataan yang dikabarkan oleh para ilmuwan asal Amerika Serikat dan Kanada. Para ilmuwan ini telah melakukan pengamatan mengenai lubang ozon selama bertahun-tahun di Antartika.

Mereka melakukannya setiap bulan September sejak tahun 2000. Hasilnya, lubang ozon di Antartika mulai menutup sekitar 4,5 juta kilometer persegi setiap tahunnya. Luasnya kira-kira sama dengan negara India.

Proses pemulihan lapisan ozon yang tengah terjadi hari ini, tidak bisa dilepaskan dari upaya berbagai pihak yang telah mendukung Protokol Montreal puluhan tahun lalu. Ketika seluruh dunia dilanda kecemasan atas penemuan lubang raksasa di ozon Bumi.


Saat seluruh dunia terkejut dan takut


Keadaan lubang ozon hari ini
Penampakan lubang ozon yang makin kecil.

Di tahun 80’an, tidak ada seorangpun yang menyangka jika umat manusia tengah berjalan ke ambang kehancuran. Ketika sekelompok ilmuwan menemukan lapisan ozon yang berada di atas Antartika menipis dengan kecepatan yang mengerikan.

Seluruh dunia langsung dilanda kecemasan. Jika ini terus berlanjut, maka sinar ultraviolet bakal menembus atmosfer dan memusnahkan umat manusia. Para ilmuwan pun segera mencari tahu penyebab kejadian ini.

Tepat di tahun 1985, mereka berhasil menguak penyebabnya: chlorofluorocarbons (CFC). CFC sendiri mengandung unsur klorin dan bromin. Dimana kedua unsur tersebut mampu ‘memakan’ ozon ketika berinteraksi dengan suhu dingin dan sinar matahari di Antartika.

Padahal di masa itu, penggunaan CFC mudah ditemukan di berbagai macam produk rumah tangga, mulai dari pengharum ruangan hingga freon pendingin udara. Karena itu, pelarangan CFC perlu melibatkan banyak pihak, terutama pemerintah dari seluruh dunia.


Montreal Protocol, kesepakatan internasional yang paling sukses dalam sejarah

logo Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)
Perserikatan Bangsa-bangsa. Kredit Wikipedia.
Di tahun yang sama, 1985, dua puluh negara penghasil CFC berkumpul di Vienna. Di sana, mereka menyepakati kerangka regulasi internasional yang akan mengatur pengurangan penggunaan CFC. Kesepakatan ini mengundang protes dari industri CFC yang tergabung dalam Alliance for Responsible CFC Policy.

Mereka berargumen, bahwa penemuan para ilmuwan soal efek CFC terhadap penipisan lapisan ozon masih belum jelas. Oleh karena itu, tidak selayaknya negara-negara di dunia mengambil tindakan semacam ini.

Sayangnya, protes ini tidak dihiraukan oleh semua negara. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 26 Agustus 1987, 196 negara menandatangani traktat Protokol Montreal yang isinya yaitu pengurangan besar-besaran penggunaan CFC secara bertahap di seluruh dunia.

Traktat ini menjadi yang pertama dalam sejarah umat manusia yang disetujui oleh semua negara yang ada di dunia. Bahkan Koffi Annan, sekretaris jendral PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa), mengatakan jika Protokol Montreal adalah satu-satunya kesepakatan internasional yang paling sukses.

Dampaknya bisa kita rasakan hari ini: lubang ozon semakin menyusut dan tidak berapa lama lagi bakal tertutup sepenuhnya.


Berapa lama lagi hingga lapisan ozon benar-benar pulih?

Menurut Profesor Susan Solomon, salah satu peneliti yang mengamati lubang ozon, proses pemulihan ozon di Antartika bakal memakan waktu puluhan tahun. Perkiraannya, lubang ozon akan tertutup sepenuhnya sekitar tahun 2050 hingga 2060.

Memang bukan waktu yang sebentar. Karena CFC sendiri telah digunakan puluhan tahun, sehingga untuk benar-benar pulih, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar.


Bagi yang tertarik untuk menonton videonya

Bagi yang tertarik untuk menonton video mengenai pemulihan lubang ozon, kamu bisa menonton video dari Dnews di bawah ini. Kamu akan mendapatkan penjelasan yang lebih mendetail soal bahaya CFC, hingga laporan para ilmuwan mengenai lubang ozon.


Suka dengan artikel di atas? Baca juga artikel menarik seputar planet bumi dan alam semesta atau artikel lain dari raSains.

Sumber gambar sampul: Beth Scupham

raSains.com hanya menyediakan konten unik berkualitas.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
14 April 2017 18.34 delete

alhamdulillah kalau lubang ozon masih bisa pulih lagi, dari dulu saya sendiri khawatir dengan kondisi ozon yang semakin hari semakin tipis... ternyata masih bisa pulih walaupun nunggu 40 tahunan lagi 👍

Reply
avatar
17 April 2017 11.54 delete

Waaah... bisa yah lubang ozon menutup lagi. Padahal kemaren lagi gencar-gencarnya tentang lubang ozon yang semakin banyak.

Reply
avatar
19 April 2017 17.37 delete

Hmm.. Namun efek dari perubahan iklim masih sangat berasa.. Hujan dan panas belum bisa diprediksi.. Semoga pengecilan lubang ozon ini benar-benar terjadi..

Reply
avatar